MODAL AUXILIARIES 1,2,3



MODAL AUXILIARIES 1
========================
  • asking permission (can, could, may);
  • refusing permission (may, can, be allowed to); and giving permission (can, may).
  • possibility (could, might, may) and probability (must,can’t).


                ASKING PERMISSION.
kita dalam meminta ijin dapat menggunakan can, could, dan may
can I smoke here ? (informal)
could I smoke here ? (sopan)
may I smoke ? (formal) keterangannya sbb:
Ø  can dipakai untuk meminta ijin dari seseorang yang dianggap sejajar, misalnya sesama teman. selain itu permintaannya dianggap mudah untuk dipenuhi.
Ø  could dapat dipakai juga untuk meminta ijin dari seseorang, akan tetapi permintaannya tsb lebih sopan drpd can. walau could bentuk lampau, tetapi could dipakai untuk waktu sekarang.
Ø  may dipakai untuk meminta ijin dari seseorang yang dianggap lebih tinggi/atasannya; atau dipakai untuk sesuatu permintaan yang dianggap tidak mudah untuk dipenuhi.




               REFUSING PERMISSION.
  • may dipakai untuk menolak permintaan bila penolakan ini datang dari orang yang bersangkutan/yang berwenang. contohnya :
misalnya  seorang dokter mengatakan  you may not smoke”.
  • can dan be allowed to dipakai untuk menolak permintaan bila penolakan ini disebabkan karena adanya suatu peraturan.
-- > you can’t smoke here.
---> you are not allowed to smoke here.





               GIVING PERMISSION. 
Ketika memberi ijin, kita menggunakan can atau may ( bukan could atau might ). contoh:
can/could/may I borrow your laptop?
of course, you can/may



               POSSIBILITY (tingkat kemungkinannya lebih dari 50 % )
  • could, might, dan may dapat digunakan untuk menyatakan kemungkinan akan sesuatu yang kita sendiri belum yakin benar. Kita hanya membuat suatu dugaan saja.
  • could, might, dan may memiliki tingkat kepastian yang berbeda. could memiliki kemungkinan lebih kecil jika dibandingkan dengan might; sedangkan might memiliki kemungkinan lebih kecil dari may.
contohnya:
  • it could be a pen
  • it might be a pen
  • it may be a pen


               PROBABILITY ( tingkat kemungkinannya 90%)
must digunakan untuk menyatakan bahwa kita yakin akan sesuatu hal
  • it must be a pen ( itu pasti sebuah pena)
can’t (bukan musn’t) digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu itu tidak mungkin.
  • it can’t be a pen (tidak mungkin itu pena)




 
MODAL AUXILIARIES 2
========================


ADVISABILITY (should/ought to, had better, to be supposed to)
 AND
OBLIGATION +(must and have to) OBLIGATION – (must not, not have to)



               
ADVISABILITY.

Ø  should/ought to
         kita menggunakan should/ought to untuk memberi nasihat atau mengatakan bahwa sesuatu itu baik untuk dilakukan. should dan ought to tidak memiliki perbedaan yang besar, hanya kadang-kadang ought to lebih keras daripada should.

you should/ought to stop smoking.(anda sebaiknya berhenti merokok)

Ø  had better + Vo
         kita dapat memberi nasihat dengan menggunakan had better. had better lebih keras daripada should /ought to dan memberikan indikasi adanya hal buruk yang akan terjadi bila nasihat itu tidak dituruti. contohnya:

you’d better stop smoking. ( anda sebaiknya berhenti merokok, karena bila tidak batuk anda semakin parah).

had better sering digunakan dalam situasi dimana pemberi nasihat memiliki otoritas lebih besar daripada dia yang diberi nasihat, misalnya atasan thd bawahan.
had better dipakai untuk waktu sekarang dan waktu yang akan datang. had better tidak menunjukkan pada waktu lampau sekalipun menggunakan bentuk lampau “had”.



Ø  to be supposed to dan not supposed to  
to be supposed to Untuk menyatakan apa yang seharusnya dilakukan oleh seseorang karena adanya suatu peraturan atau kewajiban.
not supposed to untuk menyatakan suatu larangan.





               
OBLIGATION
1.      OBLIGATION +
Ø  must and have to
         kita dapat menggunakan must dan have to untuk menyatakan adanya suatu keharusan untuk melakukan sesuatu. namun ada perbedaan pemakaian sbb:
kita menggunakan must, apabila keharusan berasal dari orang yang mengucapkannya.

I must leave for school at 6.15 (saya harus berangkat ke sekolah jam 6.15. ini bagiku suatu keharusan ).

sedangkan kalau kita menggunakan have to bila keharusan tersebut berasal dari pihak lain/luar atau merupakan suatu peraturan.

I have to start teaching at 8.00 (saya harus mengajar jam 8.00-ini merupakan jadwal ngajar yg diatur oleh sekolah)
I have to drive on the left ( saya harus mengendarai kendaraan di sebelah kiri- ini peraturan lalu lintas di Indonesia).

2.      OBLIGATION –
(must not + don’t/doesn’t have to)
  • must not untuk menyatakan bahwa sesuatu tidak boleh atau dilarang untuk dilakukan.
she must not get up today (dia tidak boleh bangun dari tempat tidur hari ini- karena sakit)
  • don’t/doesn’t have to. –untuk menyatakan bahwa sesuatu tidak perlu dilakukan.
she doesn’t have to get up early today (dia tidak perlu bangun pagi hari ini – karena hr ini dia libur).
 

MODAL AUXILIARIES 3
========================
Habit Overview                      : (will-would-used to-to be used to +v-ing )
Modal Perfect Overview        : (may/might have+v3-should have+v3-could have +v3-must             have+v3-can’t have +v3-needn’t have+v3-didn’t need to +v3




               HABIT OVERVIEW 
 Will, umumnya untuk menggambarkan sesuatu kebiasaan/kegiatan rutin dipakai simple present tense, tetapi kita juga dapat menggunakan will+Vo kalau kita ingin lebih menekankan pada karakteristik kegiatan daripada kegiatan itu sendiri.
 
Example: Ann loves painting. She will paint for hours. (Ann suka sekali melukis. Dia menghabiskan waktu berjam-jam untuk melukis –ciri khas kelakuan Ann).
Would, kita dapat menggunakan would untuk menggambarkan ciri khas kelakuan atau kebiasaan seseorang di masa lampau. 
 
Example : When we were children, we would play soccer together. (waktu kami masih anak-anak, kami biasa bermain sepakbola bersama –ciri khas kelakuan kami di masa lampau )

used to + Vo, digunakan untuk menggambarkan suatu kebiasaan di masa lampau yang tidak dilakukan lagi sekarang dan juga menggambarkan keadaan atau situasi masa lalu yang sekarang telah berubah. 
Example: He used to smoke (dia dulu perokok- tetapi sekarang tidak lagi ).

to be used to + V-ing,  bentuk ini digunakan untuk menggambarkan suatu kegiatan yg menjadi kebiasaan. 
Example: he is used to smoking ( dia menjadi terbiasa merokok)




MODAL PERFECT OVERVIEW. 

may/might have + v3, kita menggunakan nya untuk menyatakan sesuatu kemungkinan/dugaan di masa lampau/sdh berlalu.

Example:
X             : I can’t find my keys anywhere.
Y              : You might have left them at home. (anda mungkin tinggalkan kunci  itu di rumah ?)

should have + v3, kita menggunakannya untuk menyatakan suatu tindakan yang seharusnya dilakukan tetapi tidak dilakukan. 

Example:
A:Did he drive carefully enough during his driving test ?
B:No, he didn’t . He should have driven more carefully. (dia seharusnya menyetir mobil itu dg hati2- nabrak )

could have + v3, kita menggunakannya untuk menyatakan bahwa sesuatu mungkin dapat terjadi di masa lampau tetapi ternyata tidak terjadi.

Example:
X : I forgot to lock my car last night.
Y : You were lucky. Someone could have stolen it ( sangat beruntung anda. bisa saja mobil itu dicuri orang, tp ternyata mobilnya tidak hilang dicuri orang).

must have + v3, kita menggunakannya untuk menyatakan bahwa kita yakin akan sesuatu hal yang terjadi di masa lampau.

Example:
the meeting room was empty all day yesterday.
the meeting must have been cancelled.( rapatnya pasti telah dibatalkan . saya yakin rapat telah batal.

can’t have + v3, kita menggunakannya untuk menyatakan bahwa kita yakin akan sesuatu yang tidak mungkin terjadi di masa lampau.
Example:
the meeting room was empty all day yesterday.
you  can’t have been at the meeting room yesterday. ( anda tidak mungkin berada di dalam ruangan rapat kemarin/mustahil anda berada dalam ruang rapat kemarin.

needn’t have + v3, kita menggunakannya untuk menyatakan sesuatu kegiatan yang tidak perlu dilakukan tetapi telah terlanjur dilakukan.

Example:
A: Did you water the garden ?
B: Yes, but I needn’t have done it. (ya tetapi ternyata tidak perlu walaupun saya terlanjur melakukannya).
Just after I’d finished it, it started to rain.( begitu saya selesai, hujan turun).

didn’t need to + v3, kita menggunakannya untuk menyatakan suatu kegiatan yang tidak perlu dilakukan.

Example: I didn’t need to water the garden, so I didn’t do it.(saya tidak perlu menyirami kebun, jadi saya tidak melakukannya).