MODAL AUXILIARIES 1
======================== - asking permission (can, could, may);
- refusing permission (may, can, be allowed to); and giving permission (can, may).
- possibility (could, might, may) and probability (must,can’t).
ASKING
PERMISSION.
•
kita dalam meminta ijin dapat menggunakan can,
could, dan may
•
can I smoke here ? (informal)
• could I smoke here ? (sopan)
•
may I smoke ? (formal) keterangannya sbb:
Ø can
dipakai untuk meminta ijin dari seseorang yang dianggap sejajar, misalnya
sesama teman. selain itu permintaannya dianggap mudah untuk dipenuhi.
Ø
could dapat dipakai juga untuk
meminta ijin dari seseorang, akan tetapi permintaannya tsb lebih sopan drpd can.
walau could bentuk lampau, tetapi could dipakai untuk waktu
sekarang.
Ø
may dipakai untuk meminta ijin
dari seseorang yang dianggap lebih tinggi/atasannya; atau dipakai untuk sesuatu
permintaan yang dianggap tidak mudah untuk dipenuhi.
REFUSING PERMISSION.
- may dipakai untuk menolak permintaan bila penolakan ini datang dari orang yang bersangkutan/yang berwenang. contohnya :
misalnya seorang dokter mengatakan “you may not smoke”.
- can dan be allowed to dipakai untuk menolak permintaan bila penolakan ini disebabkan karena adanya suatu peraturan.
---> you are not allowed to smoke
here.
GIVING PERMISSION.
Ketika memberi ijin, kita menggunakan can atau may ( bukan could atau might ). contoh:
can/could/may I borrow your laptop?
of course, you can/may
POSSIBILITY (tingkat kemungkinannya lebih dari 50 % )
- could, might, dan may dapat digunakan untuk menyatakan kemungkinan akan sesuatu yang kita sendiri belum yakin benar. Kita hanya membuat suatu dugaan saja.
- could, might, dan may memiliki tingkat kepastian yang berbeda. could memiliki kemungkinan lebih kecil jika dibandingkan dengan might; sedangkan might memiliki kemungkinan lebih kecil dari may.
contohnya:
- it could be a pen
- it might be a pen
- it may be a pen
PROBABILITY ( tingkat kemungkinannya 90%)
must digunakan untuk menyatakan bahwa kita yakin akan sesuatu hal
- it must be a pen ( itu pasti sebuah pena)
can’t (bukan musn’t) digunakan
untuk menyatakan bahwa sesuatu itu tidak
mungkin.
- it can’t be a pen (tidak mungkin itu pena)
MODAL AUXILIARIES 2
========================
========================
ADVISABILITY (should/ought to, had better, to be
supposed to)
AND
OBLIGATION +(must and have to)
OBLIGATION – (must not, not have to)
ADVISABILITY.
kita menggunakan should/ought to untuk memberi nasihat atau mengatakan bahwa
sesuatu itu baik untuk dilakukan. should dan ought to tidak
memiliki perbedaan yang besar, hanya kadang-kadang ought to lebih keras
daripada should.
you should/ought to
stop smoking.(anda sebaiknya berhenti merokok)
kita dapat memberi nasihat dengan menggunakan had
better. had better lebih
keras daripada should /ought to dan memberikan indikasi adanya hal buruk
yang akan terjadi bila nasihat itu tidak dituruti. contohnya:
you’d better stop
smoking. ( anda sebaiknya berhenti merokok, karena bila tidak
batuk anda semakin parah).
had better sering
digunakan dalam situasi dimana pemberi
nasihat memiliki otoritas lebih besar daripada dia yang diberi nasihat,
misalnya atasan thd bawahan.
had better dipakai untuk waktu sekarang dan
waktu yang akan datang. had better tidak menunjukkan
pada waktu lampau sekalipun menggunakan bentuk lampau “had”.
to be supposed to
Untuk menyatakan apa
yang seharusnya dilakukan oleh seseorang karena adanya suatu peraturan atau
kewajiban.
not supposed
to
untuk menyatakan suatu larangan.
OBLIGATION
1.
OBLIGATION
+
Ø must
and have to
kita dapat menggunakan must dan have to untuk menyatakan adanya suatu keharusan
untuk melakukan sesuatu. namun ada perbedaan pemakaian sbb:
kita menggunakan must, apabila
keharusan berasal dari orang yang mengucapkannya.
I must leave for school
at 6.15 (saya harus berangkat ke sekolah jam 6.15. ini
bagiku suatu keharusan ).
sedangkan kalau kita menggunakan have to bila
keharusan tersebut berasal dari pihak lain/luar atau merupakan suatu peraturan.
I have to start
teaching at 8.00 (saya harus mengajar jam 8.00-ini
merupakan jadwal ngajar yg diatur oleh sekolah)
I have to drive on the
left ( saya harus mengendarai kendaraan di sebelah kiri-
ini peraturan lalu lintas di Indonesia).
2.
OBLIGATION
–
(must not + don’t/doesn’t have to)
- must not untuk menyatakan bahwa sesuatu tidak boleh atau dilarang untuk dilakukan.
she must not get up
today (dia tidak boleh bangun dari tempat tidur hari ini-
karena sakit)
- don’t/doesn’t have to. –untuk menyatakan bahwa sesuatu tidak perlu dilakukan.
she doesn’t have to get
up early today (dia tidak perlu bangun pagi hari ini –
karena hr ini dia libur).
MODAL AUXILIARIES 3
========================
========================
Habit Overview : (will-would-used to-to
be used to +v-ing )
Modal Perfect Overview : (may/might have+v3-should
have+v3-could have +v3-must
have+v3-can’t have +v3-needn’t have+v3-didn’t need to +v3
Will, umumnya untuk menggambarkan
sesuatu kebiasaan/kegiatan rutin dipakai simple present tense, tetapi
kita juga dapat menggunakan will+Vo kalau kita ingin lebih menekankan
pada karakteristik kegiatan daripada kegiatan itu sendiri.
Example: Ann loves painting. She will paint for hours. (Ann suka sekali melukis. Dia
menghabiskan waktu berjam-jam untuk melukis –ciri khas kelakuan Ann).
Would, kita dapat menggunakan would
untuk menggambarkan ciri khas kelakuan atau kebiasaan seseorang di masa lampau.
Example : When we were
children, we would play soccer together. (waktu kami masih anak-anak, kami
biasa bermain sepakbola bersama –ciri khas kelakuan kami di masa lampau )
used to + Vo, digunakan untuk menggambarkan suatu kebiasaan di masa lampau yang tidak dilakukan lagi sekarang dan juga menggambarkan keadaan atau situasi masa lalu yang sekarang telah berubah.
Example: He used to smoke (dia
dulu perokok- tetapi sekarang tidak lagi ).
to be used to + V-ing, bentuk ini digunakan untuk menggambarkan suatu kegiatan yg menjadi kebiasaan.
Example: he is used to smoking
( dia menjadi terbiasa merokok)
MODAL PERFECT OVERVIEW.
may/might have + v3, kita menggunakan nya untuk menyatakan sesuatu kemungkinan/dugaan di masa lampau/sdh berlalu.
Example:
X : I can’t find my keys anywhere.
Y : You might have left them at home. (anda mungkin
tinggalkan kunci itu di rumah ?)
should have + v3, kita menggunakannya untuk menyatakan suatu tindakan yang seharusnya dilakukan tetapi tidak dilakukan.
Example:
A:Did he drive carefully
enough during his driving test ?
B:No, he didn’t . He should
have driven more carefully. (dia seharusnya menyetir mobil itu dg hati2-
nabrak )
Example:
X : I forgot to lock my car
last night.
Y : You were lucky. Someone
could have stolen it ( sangat beruntung anda. bisa saja mobil itu dicuri
orang, tp ternyata mobilnya tidak hilang dicuri orang).
must have + v3, kita menggunakannya untuk menyatakan bahwa kita yakin akan sesuatu hal yang terjadi di masa lampau.
Example:
the meeting room was empty all
day yesterday.
the meeting must have been
cancelled.( rapatnya pasti telah dibatalkan . saya yakin rapat telah batal.
Example:
the meeting room was empty all
day yesterday.
you can’t have been at the meeting room
yesterday. ( anda tidak mungkin berada di dalam ruangan rapat
kemarin/mustahil anda berada dalam ruang rapat kemarin.
needn’t have + v3, kita menggunakannya untuk menyatakan sesuatu kegiatan yang tidak perlu dilakukan tetapi telah terlanjur dilakukan.
Example:
A: Did you water the garden ?
B: Yes, but I needn’t have
done it. (ya tetapi ternyata tidak perlu walaupun saya terlanjur
melakukannya).
Just after I’d finished it, it
started to rain.( begitu saya selesai, hujan turun).
didn’t need to + v3, kita menggunakannya untuk menyatakan suatu kegiatan yang tidak perlu dilakukan.
Example: I didn’t need to
water the garden, so I didn’t do it.(saya tidak perlu menyirami kebun, jadi
saya tidak melakukannya).



