Jenis-jenis Interface:
1. Interface EIA RS-232
- mempunyai aturan dalam pemakaian tegangan listrik (volt) untuk mewakili bit 0 dan 1
- fungsi-fungsi pin dan bentuk penyambungan
- Aturan ini hampir sama yang dikeluarkan oleh CCITT (V.24 untuk pengenal signal-signal data dan V.28 untuk pengenal arus listrik)
- dipopulerkan pada Januari 1987 dengan nama EIA-232-D untuk menyambungkan komputer/terminal dengan modem
- Aturan Tegangan Listrik yang dibawa oleh RS-23:
- Mark : Tegangan listrik antara -15 sampai -3 untuk mewakili bit 1
- Space : Tegangan listrik antara +3 hingga +15 untuk mewakili bit 0
- Tegangan listrik selain dari di atas tidak dikenal sebagai data
- RS (recommend standard) – 232, dikenal dengan DB25
- interface RS-232 paralel (LPT) pada komputer dapat diakses melalui bahasa pemrograman (Pascal) dengan alamat (address dalam hexadesimal) 378
- pin 9,8,7,6,5,4,3,2 merupakan signal output
- Mode dari DB-25 selain sebagai port printer:
- Compability mode
- Nibble mode
- Byte mode
- EPP mode
- ECP Mode
- Tiga nama untuk port paralel:
- LPT0
- LPT1
- LPT2
| 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 1 |
| +15 | +15 | -15 | +15 | +15 | +15 | +15 | +15 | -15 | -15 |
2. DB-9
- Terdiri dari 9 pin
- Terdapat konfigurasi straight dan twisted




0 komentar:
Post a Comment